Disangka Acara Biasa, Ternyata Kasih Besar Menyambut Generasi Penerus di Jemaat Kolose

Wamena, Minggu 15 Februari 2026 - Ibadah Gabungan Perdana Komisi Anak dan Remaja tahun 2026 di Jemaat GIDI Kolose Wamena berlangsung dengan penuh sukacita dan berkat Tuhan.

Firman Tuhan disampaikan oleh Ibu Ester Yahuli, S.Pd, Ketua Komisi Kaum Wanita Klasis Lembah Baliem sekaligus Ketua Komisi Anak dan Remaja Wilayah Bogo. Dalam khotbahnya, beliau mengangkat kisah Yusuf yang dipersiapkan Tuhan sejak muda; meski diremehkan karena mimpinya, Yusuf tetap taat kepada orang tua dan setia kepada Allah hingga Tuhan meninggikannya menjadi pemimpin di Mesir pada usia 30 tahun (Kejadian 41:36–39). Beliau juga menasihati anak-anak Sekolah Minggu dan remaja agar menjauhi hal-hal yang merusak tubuh dan masa depan seperti ganja, minuman keras, rokok, lem aibon, serta pergaulan yang salah, dengan ayat hafalan Roma 12:17: “Jangan membalas kejahatan dengan kejahatan, tetapi lakukanlah yang baik kepada semua orang.”

Usai ibadah, Ketua Komisi Anak dan Remaja GIDI Klasis Lembah Baliem, Mama Nonce T. Gurik, dalam kesan pesannya mengaku terharu atas sambutan tulus dan pelayanan kasih Jemaat GIDI Kolose Wamena kepada anak dan remaja. Saat tiba di halaman gereja, kesibukan para orang tua jemaat sempat kami kira sebagai persiapan acara lain, namun ternyata itu adalah wujud kesungguhan mereka dalam menerima dan melayani dengan sepenuh hati. Hal seperti ini jarang kami temukan dan menjadi bukti nyata komitmen jemaat dalam membangun iman generasi penerus gereja dan Tanah Papua. Atas pelayanan tersebut, disampaikan terima kasih yang tulus kepada seluruh orang tua Jemaat GIDI Kolose Wamena.

Mama Nonce juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada kaka-kaka pengasuh Sekolah Minggu, yang sebagian besar adalah ibu-ibu. Di tengah kesibukan, beban pelayanan, dan berbagai tantangan dalam kehidupan keluarga, mereka tetap setia melayani anak-anak dengan hati yang tulus. Kesetiaan ini bukan hal kecil, melainkan pengorbanan yang bernilai besar di hadapan Tuhan. “Tuhan pasti memberkati setiap kesetiaan itu,” ungkapnya penuh keyakinan.

kembali keatas