Wamena, 16 Mei 2025 — Sebagai jemaat yang baru didirikan, Jemaat GIDI Kolose terus menunjukkan komitmennya untuk bertumbuh secara rohani dan memperdalam pemahaman akan Firman Tuhan. Dalam rangka memperkuat dasar pelayanan di awal tahun, Jemaat GIDI Kolose menyelenggarakan seminar rohani pada triwulan pertama tahun 2025, dengan menghadirkan dua narasumber utama: Bapak Ps. Anton Kossay dan Ibu Ester Yahuli, S.Pd. Seminar ini mengangkat tema: “Firman Allah: Sumber Literasi Rohani dalam Membangun Jemaat yang Dewasa dan Mandiri”, yang dipusatkan di tempat ibadah sementara Jemaat Kolose dan diikuti oleh pelayan jemaat serta seluruh lapisan umat, termasuk pemuda dan ibu-ibu. Dalam penyampaian materinya, Ps. Anton Kossay menekankan pentingnya jemaat memiliki akar yang kuat dalam Firman Allah sebagai landasan utama setiap bentuk pelayanan. Ia menegaskan bahwa literasi rohani bukan sekadar penguasaan isi Alkitab, tetapi juga mencakup kemampuan untuk menghidupi dan menerapkan Firman dalam konteks kehidupan sehari-hari. "Jemaat yang bertumbuh bukan hanya yang rajin beribadah, tetapi yang berakar dalam Firman. Kita harus menjadikan Alkitab sebagai peta dan kompas dalam membangun kehidupan bergereja yang sehat dan sesuai kehendak Tuhan," ujar Ps. Anton dalam sesi pertama seminar. Sementara itu, Ibu Ester Yahuli, S.Pd., membawakan materi tentang peran keluarga dan pendidikan rohani dalam membentuk karakter jemaat sejak usia dini. Ia juga mengajak peserta untuk menjadi agen perubahan di tengah masyarakat melalui keteladanan hidup yang didasarkan pada nilai-nilai Injil. Seminar ini dipandang sebagai momentum penting dalam sejarah pelayanan Jemaat GIDI Kolose. Selain memperkaya wawasan rohani, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun solidaritas dan semangat bersama untuk melayani secara lebih terarah di bawah tuntunan Firman Tuhan. Panitia seminar menyampaikan bahwa kegiatan ini akan dijadikan pogram kerja jemaat di setiap tahun sebagai upaya membentuk jemaat yang matang secara teologis dan konsisten dalam pelayanan.